Cara Menanam Bawang Merah Dan Bawang PutihCara Menanam Bawang Merah Dan Bawang Putih
76 / 100

Bercocok tanam mungkin terdengar rumit bagi yang belum pernah melakukannya. Namun, cara menanam bawang ini sangat mudah dan cocok untuk pemula. Disini saya akan berbagi tips cara menanam bawang merah dan bawang putih. Simak baik – baik caranya ya !

Cara Menanam Bawang Merah Dan Bawang Putih

Cara Menanam Bawang Merah Dan Bawang Putih
Cara Menanam Bawang Merah Dan Bawang Putih

Cara menanam bawang merah ini menggunakan pot dengan lubang di bagian bawah agar sirkulasi air jauh lebih lancar. Ukuran pot tak perlu terlalu besar, malah kamu bisa menanam dua benih sekaligus dalam satu pot. Untuk bibitnya, gunakan bawang merah sisa masak.

Tapi pilihlah yang nggak punya anakan dan sudah mulai tumbuh tunas di bagian bawahnya. Sekarang masuk ke tahap penanaman, yuk!

Cara Menanam Bawang Merah

  1. Gunakan tanah gembur yang mengandung humus sebagai media tanamnya. Kamu bisa mencampurnya dengan pupuk kandang kering agar tanah lebih subur.
  2. Masukkan tanah ke dalam pot lalu siram dengan sedikit air agar lebih lembap.
  3. Sebelum ditanam, potong bagian atas bawang merah yang mengerucut jadi seperempat bagian agar tunasnya terangsang.
  4. Kubur separuh bagian bawang merah dan pastikan bagian yang telah dipotong ada di atas.
  5. Lakukan penyiraman di pagi dan sore hari dan beri pupuk kompos jika merasa perlu. Kurangi intensitasnya jika bawang merah sudah berumur 10 hari.
  6. Umumnya, bawang merah sudah bisa dipanen setelah 60 hari tanam.

Tips Menanam Bawang Merah :

Agar dapat tumbuh dengan baik, tanaman bawang merah harus di tanam pada kondisi lingkungan yang cocok. Tanaman bawang merah paling menyukai daerah yang beriklim kering, suhu udara yang agak panas, tempat terbuka atau cukup terkena sinar matahari, dan tidak berkabut.

Secara umum tanah yang baik untuk di Tanami bawang merah ialah tanah yang subur, gembur, banyak mengandung bahan organic atau humus, mempunyai sirkulasi udara yang baik, dapat dengan mudah mengalirkan air, aerasi baik, dan tidak becek.

Tanah yang subur dan gembur dapat mempermudah pertumbuhan umbi bawang merah sehingga umbi yang muncul berukuran besar-besar. Tanah yang bersipat asam tidak baik untuk pertumbuhan bawang merah sehingga perlu di lakukan pengapuran.

Selain menanam bawang merah ada juga cara menanam bawang putih, berikut adalah caranya

Cara Menanam Bawang Putih

1. Pilih Jenis Bawang Yang Akan Di Tanam 

Hal pertama yang perlu kamu lakukan untuk menanam bawang putih adalah memilih jenis bawang putih yang akan ditanam. Ada dua jenis bawang yang bisa dipilih untuk dibudidayakan di rumah. Yaitu bawang putih softneck, dan bawang putih hardneck.

Bawang putih softneck lebih cocok untuk dikembangkan di daerah yang memiliki cuaca panas. Sedangkan bawang putih hardneck lebih cocok untuk cuaca dingin.

Gunakan bawang putih yang sesuai dengan suhu lingkungan are rumah anda. Jika sudah memutuskan untuk budidaya bawang putih yang mana, kamu bisa membeli umbi bawang putih dari toko penyedia kebutuhan berkebun.

2. Siapkan Pot 

Jika anda tidak memiliki lahan yang luas untuk menanam bawnag putih. Anda bisa menanamnya di pot. Pilih pot dengan kedalaman minimal 20 cm. Jika kamu ingin menanam satu umbi, kamu cukup memilih pot kecil ataupun polybag . Namun, kamu perlu memilih pot besar jika berencana menanam beberapa umbi.

3. Siapkan Media Tanam 

Selanjutnya, siapkan media tanam berupa tanah kompos. Campurkan konmpos dengan pasir kebun dengan perbandingan 3 : 1. Isi pot dengan media tanam, sisakan raung sekitar 2,5 cm dari bibir pot.

4. Menanam Bawang 

Langkah berikutnya adalah menanam bawang putih. Pisahkan tiap siung bawang, kemudian tekan ke dalam media tanam yang telah tersedia.

Pastikan bagian bawang yang rata menghadap ke bawah, dan bagian bawang yang lancip menghadap ke atas. Tekan ke dalam secara perlahan, namun sisakan ruang sekitar 2,5 cm antara ujung siung dan permukaan tanah.

Letakkan pot di area yang terpapar sinar matahari secara langsung, supaya terpenuhi kebutuhan sinar mataharinnya.

5. Lakukan Perawatan 

Setelah proses penanaman selesai, saatnya untuk melakukan perawatan.

Siramipot dengan air secukupnya jaga agar tanah tetap lembap. Tetapi, jangan sampai tanah terlalu basah karena akan membuat bibit bawang membusuk.

Sesuaikan dengan kondisi ruangan. Semakin panas ruangan semakin sering pula tanaman bawnag putih tersebut harus disiram. Dalam beberapa hari umbi bawang putih tersebut akan mengeluarkan tunas daun berwarna hijau. Ini menandakan bahwa bawang putih mulai berkembang.

6. Bawang Siap Dipanen 

Jika daun sudah semakin panjang dan bagian tengah daun nampak menguning. Artinya bawang putih sudah siap untuk dipanen.

Anda bisa memanen bawang tersebut ketika daun – daunnya kering. Bersihkan sisa – sisa tanah menggunakan. Selanjutnya adalah disimpan dengan cara menggantung bawnag putih di tempat yang sejuk, keringkan hingga satu minggu.

Jika sudah maka hasil penen bawang putih bisa digunakan untuk bahan masakan. Simpan bawang putih di ruangan yang mempunyai sirkulasi udara yang baik, agar bawang tidak mudah membusuk.

Nah itulah cara menanam bawang merah dan bawang putih. Langsung saja ya sobat praktekan dirumah. Pastikan sobat mengikuti langkah – langkah tersebut dengan benar semoga berhasil. Selain itu anda juga bisa belajar cara menanam bawang putih di kebun.

By Darm

The Fastcoder Blog